Sumenep – Kegiatan praktik renang yang diikuti siswa kelas X.2 SMAN 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, berujung duka. Seorang siswa berinisial (S) meninggal dunia setelah ditemukan tidak sadarkan diri dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB saat korban bersama sejumlah siswa lainnya mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Kapolsek Ambunten, Iptu Edi Sumarno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan praktik renang yang diikuti siswa kelas X.2 bersama guru PJOK.
“Kegiatan tersebut merupakan praktik renang yang diikuti siswa kelas X.2 bersama guru PJOK,” kata Edi.
Menurut keterangan kepolisian, setelah tiba di lokasi, korban bersama teman-temannya mulai melakukan aktivitas renang. Namun, di tengah kegiatan, korban tiba-tiba tidak terlihat.
Korban kemudian dicari hingga akhirnya ditemukan berada di kedalaman sekitar 2,5 meter. Korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, upaya pertolongan medis tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia.
Iptu Edi Sumarno mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan yang melibatkan siswa, terutama aktivitas di kawasan perairan.
“Pengawasan yang memadai diperlukan untuk mengantisipasi potensi bahaya saat kegiatan berlangsung di sungai atau lokasi perairan lainnya” ungkap Edi


