Sumenep – Masyarakat Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menaruh harapan besar kepada dua legislator asal Masalembu yang kini duduk sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7.
Harapan tersebut tidak lepas dari sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat kepulauan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah, terutama terkait akses listrik PLN dan rencana pengoperasian bandara di Pulau Masalembu.
Bagi masyarakat, listrik dan transportasi udara bukan sekadar fasilitas tambahan. Keduanya dinilai menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, hingga mempercepat mobilitas masyarakat dari dan menuju wilayah kepulauan.
Warga berharap dua legislator tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri dalam memperjuangkan kepentingan Masalembu. Justru, keduanya diminta mengesampingkan kepentingan politik dan bersama-sama mengawal kebutuhan masyarakat kepulauan.
“PLN dan bandara itu kebutuhan masyarakat Masalembu. Kami berharap dua legislator asal Masalembu sama-sama berjuang. Jangan sampai kepentingan masyarakat kepulauan hanya menjadi pembahasan ketika ada momentum politik,” ujar Amrullah.
Sorotan juga muncul karena kedua legislator tersebut berasal dari partai yang menjadi bagian dari barisan pengusung dalam Pilkada Sumenep sebelumnya.
Kondisi itu dinilai semestinya dapat menjadi modal komunikasi politik yang lebih kuat dengan jajaran eksekutif. Warga berharap akses komunikasi antara legislatif dan eksekutif dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat kepulauan.


