Sumenep – Kehadiran Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Dian Maharanny, menjadi sorotan sejumlah warga. Keluhan muncul terkait sulitnya menemui pimpinan fasilitas kesehatan tersebut untuk kepentingan administrasi maupun koordinasi pelayanan kesehatan.
Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian karena kedisiplinan seorang pimpinan puskesmas memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik, pengawasan terhadap staf, serta kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatiminfo.id dari sejumlah sumber, Kepala Puskesmas Masalembu diketahui tiba di wilayah Masalembu pada 26 Agustus 2026. Namun, yang bersangkutan disebut kembali meninggalkan wilayah tersebut pada 31 Agustus 2026.
Sumber lain juga menyebutkan bahwa dalam kurang lebih dua bulan terakhir, keberadaan Kepala Puskesmas di wilayah kerjanya dinilai tidak menentu. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan maupun instansi terkait.
Ahmad Farid, warga Desa Sukajeruk, menilai ketidakhadiran pimpinan di tempat kerja dalam waktu tertentu berpotensi berdampak terhadap pelayanan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan bisa terdampak jika pimpinannya jarang berada di kantor. Seorang pimpinan harus memiliki komitmen kehadiran yang tinggi. Jika pimpinan jarang berada di tempat, efektivitas layanan dan moral staf dikhawatirkan akan menurun,” ujar Farid, Rabu (3/9/2026).

