Sumenep – Ratusan warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menggelar tradisi petik laut. Kegiatan ini adalah sebuah rutinitas yang dilakukan warga kecamatan masalembu yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Rabu, (08/07/2026).
Tradisi petik laut ini sejatinya merupakan bentuk selamatan desa dan para warga sebagai syukur atas nikmat dan rezeki melimpah kepada para nelayan ataupun bagi para petani di desa sukajeruk.

Dalam tradisi ini ratusan warga menyiapkan sesaji dengan aneka hasil bumi dan laut dibentuk sebuah kapal kecil. Kemudian di larung ke tengah laut diiringi ratusan kapal milik nelayan setempat yang sudah dihias.
Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) Dedi Dores mengatakan kegiatan petik laut merupakan acara adat dan pesta rakyat tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat pesisir sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki hasil laut dan memohon keselamatan.
“Petik laut ini bertujuan untuk melestarikan dan menjaga apa yang menjadi tradisi nenek moyang kita. Serta ungkapan rasa syukur, agar para nelayan tetap semangat menjaga kelestarian laut demi masa depan anak cucu kita”. ungkap Dores
Sementara Tamrin (55 tahun) warga nelayan desa sukajeruk mengatakan tradisi petik laut merupakan salah satu wujud syukur atas karunia Allah SWT. Kegiatan ini harus terus dilestarikan sebagai salah satu kekayaan budaya dan kearifan lokal.
“Kita telah banyak mendapat berkah dari laut, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memelihara kelestarian laut. Saya harap kita bisa menjaga ekosistem laut, tidak merusak terumbu karang, atau membuang sampah di laut,” ujarnya.

