Formatur Kembali Gelar Aksi Jilid II di Kantor Bupati Pamekasan, Soroti Dugaan Jual Beli Jabatan

jatiminfo.id
Bupati pamekasan, KH. Kholilurrahman saat menemui ratusan massa aksi di depan kantor Bupati Pamekasan. (Foto : Erni).

Pamekasan – Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Kantor Bupati Pamekasan, Rabu (08/07/2026). Aksi tersebut mengangkat isu dugaan praktik jual beli jabatan dalam pelaksanaan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Massa aksi disambut langsung oleh Bupati Pamekasan, KH. Holilurrahman, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), serta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik). Dalam dialog bersama para demonstran, Bupati menegaskan komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik suap maupun mahar jabatan.

“Tanpa mahar itu jelas. Makanya ketika ada orang narik mahar, jangan laporkan ke saya, langsung ke KPK saja,” tegas KH. Holilurrahman di hadapan peserta aksi.

READ -  Wujudkan Pernikahan Impian, Front One & Azana Style Hotel Pamekasan Gelar Exclusive Wedding Showcase

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hendra, menyampaikan bahwa kecurigaan masyarakat muncul karena pelaksanaan rotasi dan mutasi jabatan dinilai tidak dilakukan secara serentak. Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya permainan dalam proses pengisian jabatan.

“Saya hanya berandai-andai dan menggunakan logika bahwa ketika rotasi mutasi jabatan dilakukan secara berkala, tidak dilakukan secara serentak, maka muncul kecurigaan kami sebagai masyarakat. Ada apa ini? Indikasi permainan yang masuk dalam unsur jual beli jabatan bisa saja terjadi. Karena sebelum diumumkannya rotasi jabatan sudah ada dugaan jual beli jabatan. Setelah itu ada jabatan yang dirotasi sebagian, sementara yang lain tetap dibiarkan. Hal itu menurut kami relevan dengan dugaan yang muncul di awal,” ujar Hendra.