Ketua STKIP PGRI Bangkalan Buka Dialog, Mahasiswa Soroti Kebijakan dan Sarana Kampus

jatiminfo.id
Ketua STKIP PGRI Bangkalan Fajar Hidayatullah, M.Pd, bersama pengurus BEM KM dan perwakilan HMP usai dialog terbuka, Selasa (30/12/2025). (Foto: Jatiminfi.id, 2025).

Bangkalan — Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Fajar Hidayatullah, membuka ruang dialog terbuka bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam pertemuan silaturahmi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP), Selasa (30/12/2025).

Dialog yang berlangsung di ruang Ketua STKIP PGRI Bangkalan tersebut menjadi forum awal komunikasi pascapelantikan pengurus ormawa. Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan berbagai kritik, keluhan, dan tuntutan, terutama terkait kebijakan administrasi kampus serta minimnya fasilitas penunjang kegiatan akademik dan nonakademik.

Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman, menegaskan bahwa dialog terbuka harus diikuti dengan komitmen nyata dari pimpinan kampus.

“Kami berharap forum ini tidak berhenti sebagai formalitas. Aspirasi mahasiswa harus benar-benar dikawal hingga melahirkan perubahan konkret,” ujar Aab panggilan karibnya.

READ -  Kisah Sosok Seorang Tidak Mampu Menjadi Wisudawan Inspiratif di STKIP PGRI Bangkalan

Sejumlah perwakilan HMP menyampaikan persoalan yang dihadapi mahasiswa di tingkat program studi.

Gubernur Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABA), Ifan Afandi, menyoroti kebijakan pembayaran SPP bagi mahasiswa reguler yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan waktu akademik.

“Mahasiswa reguler diwajibkan membayar SPP untuk semester berikutnya, padahal waktunya belum tiba. Ini bertentangan dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Himpunan Mahasiswa Olahraga (HIMAPORA), Abadi, mengkritik belum tersedianya lapangan olahraga milik kampus.