Bangkalan – Guru tidak hanya bertugas mendidik, membimbing, dan mengajar siswa-siswinya. Banyak dari mereka yang juga berwirausaha atau melakukan pekerjaan di luar profesinya. Namun, seorang guru juga dapat berkarya melalui dunia literasi.
Pada momentum Hari Guru ini, sosok Sri Wahyuni, guru Bahasa Daerah dan Bahasa Inggris di SMAN 1 Tanjungbumi, menjadi inspirasi bagi para guru muda, khususnya mereka yang bergiat di bidang literasi.
Guru PPPK tersebut pernah aktif di Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Macajah. Di organisasi itulah Yuyun sapaan akrabnya sudah dikenal aktif menulis dan karya-karyanya disukai oleh rekan-rekannya.
Ibu Yuyun telah melahirkan beberapa novel yang kini dibaca banyak orang. Ia mulai menulis sejak masa kuliah, awalnya di buku tulis, kemudian beralih ke platform digital seperti Wattpad seiring perkembangan teknologi.
Di tengah kesibukannya mengajar, Yuyun tetap mampu meluangkan waktu untuk menulis. Baginya, menulis adalah seni menjalani kehidupan yang memperindah waktu luang.
“Saya menulis saat waktu senggang, bisa di sekolah ataupun di rumah. Jadi, menulis tidak mengganggu kewajiban saya sebagai guru,” tuturnya kepada media Jatiminfo.id Selasa (25/11/2025).
Tak hanya menghasilkan karya, Yuyun juga membagikan ilmu kepenulisannya kepada para siswa. Salah satu muridnya, May Zuhrotul Jannah, berhasil menjadi salah satu dari ke-10 finalis lomba cipta cerpen dalam ajang SMA Award yang diselenggarakan Jawa Pos bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2025.
