“Kami minta semua pihak menunggu informasi lebih lanjut. Kajian sudah disampaikan, nanti kalau sudah final akan kami sampaikan secara resmi agar ada kepastiannya. Sebelum itu, memang belum ada pengumuman formal,” tegas Muslih.
Ia memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan mempertimbangkan efektivitas pelayanan pendidikan serta dampaknya terhadap sekolah dan tenaga pendidik di tingkat kecamatan.
“Yang jelas, setiap kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah pasti mempertimbangkan efektivitas pelayanan pendidikan. Prinsipnya, jangan sampai kebijakan justru mengganggu layanan pendidikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

