Polemik MBG di Bangkalan, Korwil SPPG Akui Tidak Paham Juknis dan Regulasi

jatiminfo.id
Ivan Mahardika Yusuf, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Bangkalan saat menemui beberapa media di salah satu caffe di Bangkalan. (Foto : Jatiminfo.id).

Ivan juga mengaku terkejut ketika mengetahui adanya laporan dugaan penyaluran MBG yang tidak sesuai ketentuan di beberapa dapur di Kabupaten Bangkalan. Ia menyebut, informasi tersebut baru diterimanya dari laporan masyarakat dan media.

“Saya baru tahu ini ada beberapa laporan penyaluran MBG yang tidak sesuai ketentuan. Terima kasih atas laporannya. Biasanya kami langsung menindaklanjuti ke atasan kami. Selain itu, kami juga melakukan sidak ke beberapa dapur yang memang menjadi aduan masyarakat,” jelasnya.

Terkait sanksi terhadap dapur MBG yang terindikasi bermasalah, Ivan menyampaikan bahwa sanksi yang dapat diberikan berupa penutupan sementara operasional dapur, sembari dilakukan evaluasi dan pembenahan.

“Untuk sanksinya, sepengetahuan saya berupa penutupan sementara bagi dapur MBG yang memang terindikasi bermasalah,” ungkapnya.

READ -  Gelar Audensi ke DPMPTSP, LSM LIRA Pertanyakan Realisasi Anggaran Program Tahun 2022-2023

Lebih lanjut, Ivan juga menilai bahwa munculnya persoalan dalam penyaluran MBG tidak lepas dari minimnya pengawasan di lapangan, baik dari dokter gizi maupun kepala SPPG di masing-masing dapur.

Ia mengakui hal tersebut menjadi catatan penting dan bahan evaluasi internal agar ke depan pelaksanaan Program MBG dapat berjalan lebih optimal dan benar-benar sesuai dengan tujuan peningkatan gizi anak.

“Ini tentu menjadi evaluasi bagi kami, khususnya terkait pengawasan agar program MBG benar-benar terealisasi dengan baik dan sesuai standar,” pungkasnya.