Permintaan Maaf Tak Meredam Kemarahan Media dan LSM: Ratusan Massa Siap Kepung Kantor PGRI Bangkalan

jatiminfo.id
Surat terbuka demo kepada seluruh wartawan dan LSM dan Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur, Imam Arifin angkat bicara tentang pernyataan Ketua PGRI Bangkalan yang telah mencederai nama baik Wartawan dan LSM. (Foto : Istimewa).

Bangkalan – Permintaan maaf terbuka yang disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Bangkalan tampaknya belum mampu meredam gelombang kemarahan insan pers dan aktivis LSM. Bahkan, pernyataan itu telah mencederai nama baik wartawan dan LSM. Selasa, (26/05/2026).

Atas pernyataan itu, kemarahan wartawan dam LSM memuncak dengan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dipastikan tetap digelar pada Jumat, 29 Mei 2026, sebagai buntut dari pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa “penyakitnya kepala sekolah dan guru tidak terlepas dari media dan LSM.”

Gelombang protes pun terus membesar. Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi damai kepada Polres Bangkalan serta kepada Ketua PGRI Kabupaten Bangkalan. Dalam surat tersebut, jumlah massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 700 orang.

READ -  Menjadi Momen Keberkahan di Bulan Ramadan, WPK Gelar Bukber untuk Pererat Tali Kebersamaan

Aksi itu disebut sebagai bentuk protes keras terhadap pernyataan yang dinilai telah merendahkan profesi wartawan dan lembaga swadaya masyarakat. Massa yang terdiri dari berbagai elemen media, aktivis, dan organisasi sipil dikabarkan akan turun langsung menggelar aksi di depan kantor PGRI Kabupaten Bangkalan.

Ketua FRIC DPW Jawa Timur, Imam Arifin, menegaskan bahwa aksi demonstrasi tetap akan dilaksanakan meskipun permintaan maaf telah disampaikan secara terbuka.

“Kami dari organisasi Fast Respon Indonesia Center DPW Jatim, yang merupakan wadah wartawan, akan melakukan demo besar-besaran di depan kantor PGRI Kabupaten Bangkalan,” tegas Imam Arifin. Selasa, (26/5/2025).