Mobil Operasional SMAN 4 Bangkalan Diduga Dijual, Publik Pertanyakan Transparansi Pihak Sekolah

jatiminfo.id
Mobil operasional yang bersumber dari dana hibah diperuntukkan untuk SMAN 4 Bangkalan yang diduga dijual oleh pihak sekolah. (Foto : Istimewa).

Bangkalan – Dugaan penjualan mobil operasional milik SMAN 4 Bangkalan memantik sorotan publik. Kendaraan berpelat nomor AB 1040 KS yang sebelumnya difungsikan sebagai angkutan pelajar, dikabarkan sudah tidak lagi berada di lingkungan sekolah dan diduga telah berpindah tangan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mobil tersebut awalnya digunakan untuk menunjang kegiatan sekolah, termasuk antar-jemput siswa dalam kegiatan tertentu. Namun belakangan, kendaraan itu tak lagi terlihat terparkir di area sekolah.

Ahmad Mudabbir, praktisi hukum mempertanyakan kejelasan status kendaraan tersebut. Ia menilai, jika mobil tersebut merupakan aset sekolah, baik dari pengadaan resmi maupun hibah maka pengelolaannya tetap harus mengacu pada aturan yang berlaku dan dilakukan secara transparan.

READ -  Warga Soroti Anggota Polsek Klampis Diduga Keluarkan 2 BB Balap Liar Tanpa Izin Kapolsek

“Kalau memang dijual, dasar hukumnya apa? Itu kan aset sekolah. Jangan sampai aset yang seharusnya untuk menunjang kegiatan siswa malah dialihkan tanpa transparansi,” ujar Jabir, Rabu (18/02/2026).

Dugaan penjualan mobil operasional hibah SMAN 4 Bangkalan picu tanggapan dari mantan kepala sekolah SMAN 4 sebelumnya sekaligus pemberi hibah kendaraan tersebut.

Hendrik menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi memiliki kewenangan maupun tanggung jawab atas kendaraan tersebut karena telah dihibahkan kepada pihak SMAN 4 Bangkalan untuk kepentingan operasional.

“Mohon maaf, untuk masalah mobil, karena saya sudah menghibahkan, jadi itu bukan urusan saya lagi,” singkat Hendrik melalui pesan WhatsApp pribadinya.