MBG Makan Korban! Guru dan Siswa SMPN 1 Blega Tumbang Diduga Keracunan

jatiminfo.id
Korban siswa dan guru SMPN 1 Blega yang diduga keracunan usai santap MBG saat dilakukan perawatan di Puskesmas Blega, (Foto : Jatiminfo.id).

Begitu kejadian terdeteksi, pihak sekolah bergerak cepat mengambil langkah darurat. Melalui pengeras suara, siswa langsung diminta menghentikan konsumsi makanan yang dibagikan hari itu. Sekolah juga melakukan koordinasi dengan pihak penyedia MBG, membawa guru yang terdampak ke Puskesmas, serta berkomunikasi dengan Polsek Blega.

Tak hanya itu, sekolah menegaskan akan bersikap tegas apabila kejadian serupa terulang.

“Kami meminta kepada pihak SPPG untuk menjaga kualitas makan selanjutnya, dan akan mengembalikan MBG apabila makanan tidak layak konsumsi,” tegasnya.

Sementara, menurut keterangan resmi, Kepala Puskesmas Blega, Siti Safitri Mulita Akhmad, membenarkan adanya pasien yang diterimanya mengalami intoleransi makanan sebanyak 2 orang. Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan akhirnya 1 pasien dipulangkan, sedangkan pasien satunya dirawat inap.

READ -  Aksi Heroik Peserta Gerak Jalan Umum Tanjungbumi Selamatkan Pengendara Motor yang Jatuh

“Memang tadi Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Blega menerima pasien intoleransi makanan, 1 membaik sudah dibawa pulang dan 1 lagi masih dilakukan rawat inap,” terang Safitri saat dikonfirmasi melalui sambungan via WhatsApp. Senin, (20/04/2026).

Insiden ini menjadi alarm keras bahwa program makan bergizi gratis tidak cukup hanya berjalan di atas slogan. Pengawasan mutu, kebersihan dapur, distribusi, hingga keamanan konsumsi harus menjadi prioritas utama. Sebab ketika kualitas diabaikan, yang dipertaruhkan bukan sekadar program, melainkan keselamatan anak-anak di ruang kelas.