Bekali Pengetahuan Satgas PPKPT, Mahasiswa UTM Gelar Sosialisasi Sekolah Anti Kekerasan Anak

jatiminfo.id
Satgas PPKPT Universitas Trunojoyo Madura berpose bersama guru serta perwakilan siswa SMPN 2 Bangkalan usai sosialisasi “Sekolah Anti Kekerasan.” (Foto: Jatiminfo.id, 2025).

Bangkalan — Dalam rangka menciptakan sekolah yang aman dan bebas dari praktik kekerasan, mahasiswa UTM menggelar sosialisasi “Sekolah anti kekerasan anak, perundungan, dan intoleransi” dengan menerapkan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Pada Peserta Didik (PPKPT), yang berlangsung di SMPN 2 Bangkalan.

Acara ini juga melibatkan siswa dari setiap kelas, guru pendamping, serta jajaran pimpinan sekolah. Momen ini menjadi bagian dari implementasi Asistensi Mengajar yang tidak hanya menekankan penguatan akademik, tetapi juga pendidikan karakter dan pemahaman isu sosial yang berkembang di lingkungan sekolah.

Kepala UPTD SMPN 2 Bangkalan, Drs. Achmad Huzaini, M.Si., membuka acara sekaligus menyampaikan apresiasi.

“Tantangan pendidikan saat ini tidak semata menyoal prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter agar sekolah menjadi ruang tumbuh yang aman dan kondusif bagi peserta didik,” ujarnya.

READ -  Ada 13 KPM di Desa Banyubunih Tak Terima Bansos Beras Meski Punya Undangan, Kok Bisa?

Sementara itu, Nurul Aini, perwakilan mahasiswa UTM menyampaikan, materi kali ini adalah pendekatan interaktif, diskusi kelompok, permainan edukatif, hingga pemutaran infografis yang digunakan untuk membantu siswa memahami bahaya kekerasan dan dampaknya terhadap iklim belajar.

Pada sesi penutup, para siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait kekerasan di sekolah. Tingginya antusiasme menunjukkan bahwa isu tersebut masih menjadi perhatian penting dan membutuhkan pendampingan berkelanjutan.