“Kondisi seperti itu sangat mungkin terjadi karena kapasitas kapal sudah penuh. Namun penumpang akan diberangkatkan pada kapal berikutnya,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pelayaran agar tidak terjadi kelebihan muatan di atas kapal.
Ia menegaskan, syahbandar akan terus memantau dan memastikan seluruh penumpang tetap diberangkatkan, meskipun harus melalui penyesuaian jadwal keberangkatan.
“Semoga tidak ada calon penumpang yang gagal berangkat, semua akan tetap diberangkatkan sesuai nomer antrean dan kapasitas kapal,” pungkasnya.
