Hukum  

Aliansi Ulama Madura Nyatakan Sikap: Dukung Polda Jatim Tangkap Pelaku Oknum Lora di Galis

jatiminfo.id
Surat pernyataan dukungan para ulama dan Habaib serta tokoh madura proses hukum kasus dugaan tindak pidana asusila di lingkungan Pondok Pesantren Galis Bangkalan, (Foto : Istimewa).

Bangkalan – Aliansi Ulama Madura (AUMA) menyatakan sikap atas perbuatan oknum lora Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Karomah, Galis Bangkalan. AUMA mendukung penuh penegak hukum Polda Jatim, untuk mengusut tuntas pelaku pelecehan seksual yang dilakukan oknum Lora.

Dalam pernyataannya, AUMA juga mengapresiasi sikap resmi Ponpes Nurul Karomah yang telah kooperatif dalam mendukung proses hukum. Sebab, perbuatan oknum lora tersebut telah mencederai citra Pesatren dan tidak dibenarkan dengan alasan apapun.

Sikap tegas ini muncul setelah beredarnya kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum Lora terhadap santriwati di lingkungan Pondok Pesantren di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupatem Bangkalan.

Berikut tuntutan Aliansi Ulama Madura dan para Habaib serta tokoh Madura:

  • Mengutuk keras segala bentuk perbuatan asusila dan pelecehan seksual, terutama di lingkungan pesantren yang seharusnya menjadi ruang aman, bermoral, dan bermartabat.
  • Mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan meminta aparat penegak hukum khususnya Polda Jawa Timur untuk mengusut tuntas secara adil, objektif, transparan, dan profesional tanpa intervensi siapa pun.
  • Menegaskan bahwa ulama, pesantren, dan lembaga keagamaan tidak boleh menjadi tempat perlindungan pelaku kejahatan, khususnya kejahatan yang merusak generasi masa depan.
  • Menyampaikan dukungan moral kepada korban dan keluarga, serta mendorong adanya pendampingan hukum, psikologis, dan pemulihan yang layak dari negara dan lembaga terkait.
  • Mengapresiasi sikap resmi Pondok Pesantren Nurul Karomah yang kooperatif, tidak melindungi terduga pelaku, serta menyerahkan sepenuhnya perkara ini kepada proses hukum.
  • Mengimbau pesantren di seluruh Indonesia untuk memperkuat tata kelola dan pengawasan internal, guna mencegah terulangnya kasus serupa.
READ -  Kawal Sidang! PBH Peradi Bangkalan Tegaskan Keadilan Tak Boleh Tunduk pada Kemiskinan

Demikian surat ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dan wujud kepedulian, demi kebaikan Agama, bangsa dan negara.