Marak Kasus Asusila, HIMAGA Datangi Polres Bangkalan Dorong Langkah Pencegahan Melalui Edukasi

jatiminfo.id
Peserta audiensi Himpunan Mahasiswa Galis (HIMAGA) usai diskusi bersama Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, saat mengabadikan dokumentasi bersama HIMAGA. (Foto : Jatiminfo.id).

Bangkalan – Maraknya kasus asusila yang melibatkan anak di Kecamatan Galis dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius berbagai elemen masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Himpunan Mahasiswa Galis (HIMAGA) untuk melakukan audiensi dengan Polres Bangkalan guna menyampaikan aspirasi sekaligus mendorong langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di wilayah tersebut.

Audiensi yang berlangsung di Mapolres Bangkalan itu dihadiri oleh jajaran pengurus HIMAGA dari berbagai bidang, mulai dari Advokasi, Pengabdian Masyarakat, Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), hingga Pemberdayaan Perempuan. Dalam pertemuan tersebut, HIMAGA menyampaikan keresahan masyarakat atas meningkatnya kasus asusila yang belakangan terjadi di Kecamatan Galis dan meminta adanya perhatian serius dari aparat penegak hukum.

READ -  Pasca Dilantik Presma, Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan Langsung Banjiri Aspirasi

Ketua HIMAGA menegaskan bahwa kasus asusila terhadap anak merupakan fenomena yang tidak dapat dipandang sebagai persoalan individu semata. Menurutnya, kasus-kasus yang terungkap selama ini hanya sebagian kecil dari realitas yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen, baik keluarga, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, pemerintah, maupun aparat penegak hukum untuk bersama-sama membangun sistem perlindungan yang kuat bagi anak.

“Kekerasan seksual terhadap anak merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Penanganannya tidak cukup hanya melalui proses hukum setelah kejadian terjadi, tetapi juga harus dibarengi dengan langkah pencegahan yang masif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat,” ujarnya.