Viral Pernyataan “Penyakit Guru dan Kepsek”, Ketua PGRI Bangkalan Klarifikasi dan Minta Maaf

jatiminfo.id
Abdul Munib tengah, ketua PGRI Bangkalan didampingi Taufik ketua FKPB, dan Rofi'i praktisi hukum saat memberikan klarifikasi kepada publik. (Foto : Jatiminfo.id).

Bangkalan – Ketua PGRI Kabupaten Bangkalan, Abdul Munib, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atas pernyataannya yang sebelumnya viral dan menuai kontroversi di berbagai platform media sosial.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Abdul Munib menyusul ramainya sorotan publik terhadap ucapannya dalam forum resmi Konferensi Kerja Kabupaten (KONKAB) PGRI masa bakti XXIII Tahun 2026 yang menyebut, “karena memang penyakit kepala sekolah dan guru khususnya di Kabupaten Bangkalan tidak terlepas dari media dan LSM.”

Pernyataan itu sebelumnya memicu berbagai reaksi dari kalangan wartawan, aktivis LSM, hingga masyarakat luas karena dinilai menggeneralisasi profesi media dan lembaga kontrol sosial.

READ -  Masuk Puncak Arus Balik Lebaran, UPP Kelas III Masalembu Pastikan Keselamatan Penumpang

Dalam klarifikasinya, Abdul Munib menegaskan bahwa pernyataan tersebut sejatinya tidak ditujukan kepada seluruh media maupun seluruh LSM di Kabupaten Bangkalan. Menurutnya, ucapan itu mengarah kepada salah satu oknum wartawan yang sebelumnya melakukan konfirmasi terkait transparansi pengelolaan iuran PGRI Kabupaten Bangkalan.

“Sebetulnya awalnya saya itu dikonfirmasi oleh Edi, salah satu wartawan yang memang cukup kenal baik dengan saya. Namun setelah itu tiba-tiba saya dikirimin link berita oleh Angga bahwa yang nulis katanya Hanip. Tapi setelah saya baca beritanya, penjelasan saya yang dikonfirmasi tidak dimasukkan dalam pemberitaan,” ujar Abdul Munib saat memberikan klarifikasi. Senin (25/5/2026).