Harga Minyakita di Jatim di Atas HET, Temuan Takaran Sunco 2L Diduga Berkurang

jatiminfo.id
Tim Jatiminfo.id, saat melakukan upaya investigasi ke PT. Smart TBK Surabaya(Foto : Jatiminfo.id).

Surabaya – Harga minyak goreng bersubsidi di Jawa Timur masih berada jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sementara salah satu merek kemasan Sunco diduga mengalami pengurangan takaran.

Berdasarkan penelusuran tim media Jatiminfo.id, minyakita dijual di kisaran Rp198 ribu hingga Rp215 ribu per karton. Padahal, jika mengacu pada HET kemasan tercantum Rp15.700 per liter.

Di Bangkalan, pedagang Romayyah mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan harga di pasar tradisional dengan harga 215 hasil penelusuran, pada Kamis (05/02/2026).

“Harga pembelian kulak sekarang mencapai Rp215 ribu per karton, dan stok Minyakita sangat terbatas,” jelasnya

Sementara, harga minyakita di Mojokerto di salah satu pelaku usaha, Riady, yang membeli dalam jumlah partai besar menyampaikan, bahwa hal serupa ia alami di kota Mojokerto.

READ -  Petani Batokaban Keluhkan Stok Pupuk Subsidi Kosong, Harga Urea Tembus Rp120 Ribu

“Biasanya harga pembelian saya sekitar Rp205 ribu per karton. Untuk pembelian partai besar yang akan dijual kembali, baru bisa dapat harga paling murah sekitar Rp198 ribu per karton,” jelas Riady.

Penelusuran di sejumlah marketplace juga menunjukkan Minyakita produksi PT Smart Tbk dijual di atas Rp200 ribu per karton, meski belum dapat dipastikan pada level distribusi mana kenaikan harga terjadi. Selain isu harga, temuan indikasi pengurangan takaran minyak berawal dari uji coba masyarakat.

Ridwan, seorang warga yang menimbang kemasan Sunco ukuran 2 liter produksi PT Megasurya, “Saya menimbang kemasan Sunco 2 liter karena akhir-akhir ini banyak laporan pemotongan takaran minyak. Hasilnya ternyata isinya cuma 1.800 ml, 200 ml kurang dari label,” terangnya.