UTM Gagas Satgas Anti-Bullying, Dua Sekolah Siap Jadi Zona Aman Tanpa Kekerasan

jatiminfo.id
Tim Satgas Anti-Bullying yang baru dibentuk berpose bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memerangi perundungan di lingkungan sekolah. (Foto: Jatiminfo.id, 2025).

Bangkalan – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) UTM resmi menjalin kemitraan dengan SMP Islam Nurul Huda dan SMA An-Nur NH untuk membentuk Satgas Anti-Bullying dan Kekerasan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Kolaborasi ini dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di aula sekolah dengan melibatkan para guru, kepala sekolah, serta mahasiswa tim KKNT UTM.

Dalam forum diskusi bersama, diputuskan bahwa Ibu Marwati, S.Pd.I akan memimpin Satgas sebagai Ketua, sementara Ibu Soleha, S.Pd didapuk sebagai Wakil Ketua. Keduanya dianggap memiliki rekam jejak dan dedikasi kuat dalam mengawal isu perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

Pembentukan Satgas ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan tindakan perundungan maupun kekerasan di sekolah. Tim KKNT UTM berkomitmen memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pelatihan untuk guru, sosialisasi kepada siswa, hingga penyusunan strategi penanganan yang berbasis data dan kebutuhan lapangan.

READ -  Pemerintah Abai, Tiang Listrik Roboh Sejak Lama Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Khawatir Bahaya

Sinergi antara KKNT UTM dan pihak sekolah mendapat sambutan positif dari para guru. Mereka menilai keberadaan Satgas memberikan pendekatan lebih profesional, sistematis, dan berkelanjutan dalam menangani persoalan bullying yang semakin kompleks di era digital. Satgas ini juga diyakini bisa memperkuat pendidikan karakter serta mencegah potensi konflik antarsiswa.

Kepala SMP Islam Nurul Huda, Ibu Ghurotul Muhajalah, S.I.K, menyampaikan apresiasi atas prakarsa tersebut.