Bangkalan – Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Pejagan 3, Kecamatan Bangkalan, yang menelan anggaran hampir Rp1 miliar, diduga dikerjakan tidak sesuai standar kualitas.
Diketahui pagu anggaran proyek RKB SDN Pejagan 3 tersebut sekitar 800 juta lebih, namun sejumlah kejanggalan fisik bangunan ditemukan di lapangan, mulai dari jendela yang miring hingga hasil pengecatan yang tidak merata.
Kepala SDN Pejagan 3 Bangkalan, Heri Purwanto, mengeluhkan kondisi bangunan baru tersebut. Ia menyebut, beberapa bagian bangunan tampak tidak presisi dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas pekerjaan.
“Beberapa jendela terlihat miring, tidak presisi. Ini jelas kelihatan secara kasat mata,” ujar Heri kepada awak media. Senin, (5/1/2026).
Heri menjelaskan, proyek yang dilaksanakan tersebut pada dasarnya hanya membangun dua ruang kelas baru di lantai atas. Sementara untuk lantai bawah, bangunan sebenarnya sudah ada sebelumnya dan hanya dilakukan renovasi ringan berupa penggantian pintu, jendela, serta pengecatan ulang.
“Yang benar-benar baru itu hanya dua ruang kelas di atas. Kalau yang di bawah bangunannya sudah ada, hanya pintu, jendela, dan cat saja. Selain itu ada penambahan cakar ayam karena di atas ada dek,” jelasnya.
Meski demikian, kualitas pekerjaan dinilai jauh dari harapan. Selain jendela yang tidak lurus, hasil pengecatan di beberapa ruangan tampak belang dan tidak rata, seolah dikerjakan terburu-buru tanpa finishing yang layak.
