Kunjungan Sejarah: Akademisi Leiden University Tertarik Teliti Terjemahan Buku Syaikhona Kholil Bangkalan

Amir Hamzah, dosen Institut Agama Islam Syaichona Cholil dan Verena Meyer, profesor bidang sosial science asal Belanda sedang memegang buku terjemahan bahasa Inggris "Surat Kepada Anjing Hitam", (Foto : Istimewa).

Bangkalan  — Institut Agama Islam Syaichona Cholil (IAI Syaichona Cholil) menerima kunjungan akademik dari seorang profesor asal Leiden University, Belanda, pada Jumat (21/11).

Peneliti tersebut, Verena Meyer, datang secara khusus untuk meneliti lebih jauh tentang tokoh besar Syaikhona Muhammad Kholil sekaligus meninjau proyek penerjemahan buku “Surat kepada Anjing Hitam” yang telah dialihbahasakan ke bahasa Inggris oleh Amir Hamzah pada April 2025 lalu.

Amir Hamzah, Verena Meyer & Rektor Institut Agama Islam Syaichona Cholil Dr. Fera Andriani Djakfar Mustofa, LC., M.Pd.I menerima kunjungan profesor dari universitas Leiden Belanda.

Dalam kunjungannya, Verena Meyer mengungkapkan bahwa perpustakaan Universitas Leiden menyimpan banyak manuskrip terkait Syaikhona Kholil. Menurutnya, minat para akademisi Eropa terhadap kiprah Syaikhona Kholil baik dalam pendidikan Islam maupun perannya sebagai pahlawan nasional semakin tinggi.

“Ini adalah kunjungan pertama saya, dan saya menjadi orang pertama dari Leiden University yang meneliti Syaikhona Muhammad Kholil dari perspektif modern dan ilmu sosial,” ujar Meyer.

Rektor IAI Syaichona Cholil, Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I, menyambut antusias kedatangan akademisi internasional tersebut. Ia menilai penerjemahan buku

“Surat kepada Anjing Hitam” ke dalam bahasa Inggris merupakan langkah revolusioner dalam membuka ruang kolaborasi riset global.

Exit mobile version