Kepala SMAN 2 Bangkalan Tegas Larang Siswa Konvoi Saat Kelulusan

Dwi Imam Arif, Kepala SMAN 2 Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (Foto Jatiminfo.id).

Bangkalan – Momentum kelulusan menjadi waktu paling dinantikan para siswa kelas XII setelah menuntaskan proses pembelajaran selama tiga tahun di bangku sekolah. Namun, di tengah euforia kelulusan tersebut, pihak SMAN 2 Bangkalan mengimbau para siswa agar tidak melakukan aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti konvoi kendaraan maupun corat-coret seragam.

Kepala SMAN 2 Bangkalan, Dwi Imam Arif, menegaskan bahwa pengumuman kelulusan tahun ini tetap dilakukan secara daring melalui website resmi sekolah. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghindari kerumunan serta mencegah aksi perayaan berlebihan di jalan raya.

“Memang kebiasaan tradisi yang ada di SMA Negeri 2 Bangkalan itu pengumuman disampaikan secara online. Anak-anak tidak boleh datang ke sekolah,” ujarnya. Kamis, (7/5/2026).

Pihak sekolah juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh siswa melalui flyer resmi agar tetap berada di rumah saat pengumuman kelulusan berlangsung.

“Kita beri himbauan melalui flyer bahwa pengumuman akan disampaikan melalui web resmi sekolah. Kami berharap siswa tetap berdiam di rumah dan berdoa supaya masa depannya lebih cerah,” katanya.

Selain itu, sekolah juga mengatur ketentuan bagi siswa yang membutuhkan Surat Keterangan Lulus (SKL). Mereka diperbolehkan datang ke sekolah dengan syarat mengenakan pakaian bebas namun tetap rapi serta menggunakan sepatu.

“Bagi yang membutuhkan SKL ke sekolah, diharapkan menggunakan seragam bebas tapi rapi dan memakai sepatu. Tujuan kami supaya tidak terjadi konvoi. Apabila diketahui melakukan konvoi, maka akan ditindak tegas,” tegasnya.

Exit mobile version