ASMESA Satukan Mahasiswa Bahasa Inggris se-Madura, Dorong Mutu Akademik Berdaya Saing Global

Puluhan Mahasiswa Bahasa Inggris se-Madura berfoto bersama pada kegiatan ASMESA 2026 di Mangrove Sepuluh, Bangkalan. (Foto: Jatiminfo.id).

Bangkalan – Puluhan mahasiswa Bahasa Inggris dari berbagai perguruan tinggi di Madura berkumpul dalam Annual Summit of Madurese English Students Association (ASMESA) 2026 untuk memperkuat sinergi antarkampus sekaligus mendorong peningkatan mutu akademik yang berkelanjutan.

Kegiatan akademik tahunan ini digelar selama tiga hari, Selasa–Kamis (20–22 Januari 2026), di kawasan Mangrove Sepuluh, Kabupaten Bangkalan, dengan ESA STKIP PGRI Bangkalan bertindak sebagai tuan rumah.

ASMESA 2026 diikuti oleh mahasiswa Bahasa Inggris dari lima perguruan tinggi di Madura, yakni Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Madura, Universitas Islam Madura, STKIP PGRI Bangkalan, dan Universitas Islam Negeri Madura.

Tahun ini, forum tersebut mengusung tema “Connected Through English: Bridging Minds, Building Bonds”, yang menegaskan peran Bahasa Inggris sebagai jembatan kolaborasi akademik lintas kampus.

Gubernur ESA STKIP PGRI Bangkalan sekaligus Ketua Pelaksana ASMESA 2026, Muhaimin, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang konsolidasi intelektual mahasiswa Bahasa Inggris se-Madura.

“ASMESA bukan sekadar pertemuan organisasi, tetapi forum akademik untuk menyamakan visi, memperkuat kompetensi, dan membangun kualitas mahasiswa Bahasa Inggris agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Muhaimin.

Forum ini menghadirkan akademisi dan pimpinan program studi sebagai narasumber, di antaranya Dr. Siti Maria Ulfa, M.Pd. dan Tera Athena, M.Pd., yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan akademik, standar mutu mahasiswa, serta pendampingan asesmen pembelajaran Bahasa Inggris.

Exit mobile version