Tuban – Melimpahnya buah sukun di Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban mulai dioptimalkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kali ini, lewat kolaborasi tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban memberikan pelatihan pengolahan tepung sukun menjadi kue kering, Jumat (25/7/2026).
Pelatihan yang diikuti oleh kelompok ibu rumah tangga dan masyarakat Desa Maindu ini tidak hanya mengajarkan teknik produksi, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan mengelola usaha berbasis pangan lokal.
Selama pelatihan berlangsung, peserta diajarkan bagaimana cara membuat olahan dari buah sukun. Mulai dari memilih bahan, mencampur, pembentukan adonan, hingga pada praktik cara pengolahan yang tepat supaya menghasilkan produk berkualitas.
Selain keterampilan teknis, agar produk olahan yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing, peserta juga dibekali dengan pengetahuan manajerial usaha.
Tim memberikan materi mengenai strategi pengemasan produk yang menarik dan higienis. Mulai dari pelabelan dengan identitas Kampung Buah Maindu, perhitungan harga pokok produksi (HPP), dan pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial.
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Kresna Oktafianto, M.Si. menjelaskan, alasan utama memilih tepung sukun sebagai bahan utama karena melimpahnya buah sukun di Desa Maindu.
