Surabaya – Pertemuan strategis berlangsung di lingkungan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, antara aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan dan praktisi lingkungan hidup sekaligus pimpinan media, pada 11 Juni 2026 di Kantor Kejati Jawa Timur.
Mereka ditemui Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istiqfar dan didampingi Asisten Intelijen, Pri Wijeksono. Dalam dialog tersebut tidak lain untuk mempererat sinergi penegakan hukum lingkungan yang berlandaskan aksi nyata. Selain itu, mereka membahas penyusunan draf buku ilmiah mengenai tata kelola lingkungan dan pengelolaan limbah cair.
Dalam diskusi tersebut, mereka memaparkan laporan lengkap mengenai capaian yang telah diwujudkan: revitalisasi total Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Tak hanya itu, kegiatan ini mencakup perbaikan mendasar terhadap infrastruktur sanitasi yang rusak, mulai dari pembaruan mesin penyuplai oksigen hingga penggantian pompa air kotor.
Krisna, Ketua HMI Cabang Bangkalan mengatakan, langkah ini bukan sekadar perbaikan teknis, melainkan wujud nyata kontribusi kaum intelektual muda dalam memulihkan keseimbangan ekosistem dan memperbaiki tatanan kehidupan di wilayah Madura.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar, melainkan kontribusi nyata bagi kaum intelektual yang berkiprah di bidang lingkungan,” ujarnya. Jumat, (12/06/2026).
Luhur Istiqfar, Wakil Kejati Jawa Timu menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menilai inisiatif ini adalah preseden yang patut ditiru, di mana analisis hukum yang tajam dipadukan dengan tindakan nyata di lapangan.
