Presiden Prabowo Diuji Kadernya Sendiri, APMP Jatim: Bekukan Anwar Sadad Demi Marwah Gerindra

Gambar ilustrasi karya APMP Jatim. (Foto : Istimewa).

Surabaya – Aliansi Pemuda Madura Peduli (APMP) Jawa Timur mendesak Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk membekukan sementara Anwar Sadad dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur menyusul proses hukum yang sedang berjalan dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Desakan tersebut disampaikan Kabid Analisis Politik dan Kebijakan Publik APMP Jawa Timur, Mahmudi. Menurutnya, penyitaan aset senilai Rp22 miliar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ujian nyata bagi komitmen Partai Gerindra dalam menjaga integritas dan konsistensi pemberantasan korupsi.

“Presiden Prabowo selama ini dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi. Kini komitmen itu sedang diuji oleh kadernya sendiri. Kami meminta Presiden Prabowo membekukan sementara Anwar Sadad hingga proses hukum memperoleh kepastian. Langkah tersebut bukanlah bentuk penghukuman, melainkan upaya menjaga marwah Partai Gerindra dan kepercayaan publik,” ujar Mahmudi.

Mahmudi menjelaskan bahwa perkara dana hibah Jawa Timur bukanlah kasus yang baru muncul. Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Desember 2022 terhadap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur saat itu, Sahat Tua P. Simanjuntak, terkait dugaan suap pengurusan dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas). Dari OTT tersebut, KPK kemudian mengembangkan penyidikan hingga mengungkap dugaan praktik korupsi yang lebih luas dalam pengelolaan dana hibah Pokmas APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2019–2022.

Exit mobile version