Perjuangan Bidan Sukajeruk: Tempuh 15 Jam Naik Perahu demi Rujuk Pasien Melahirkan ke RS Sumenep

Bidan Desa Sukajeruk Hozaimah Dan Nurul Diatas Perahu Saat Perjalanan Menuju Sumenep (Foto : Jatiminfo.id).

Sumenep – Perjuangan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan kembali menjadi perhatian. Dua bidan Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Hozaima dan Nurul, berjuang mendampingi rujukan pasien warga Desa Masalima, yang hendak melahirkan menuju rumah sakit Sumenep dengan jarak tempuh 15 jam perjalanan laut.

Langkah rujukan itu dilakukan demi mengutamakan keselamatan pasien. Keterbatasan fasilitas di Puskesmas Masalembu menjadi salah satu pertimbangan bidan untuk menganjurkan agar pasien mendapatkan penanganan yang serius dengan fasilitas kesehatan memadai.

Perjalanan panjang melalui jalur laut bukan perkara mudah. Selain membutuhkan waktu yang lama, proses rujukan dari wilayah kepulauan juga menghadapi tantangan akses transportasi dan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Bidan Hozaima dan Nurul menjalankan tugas pendampingan rujukan dengan mengutamakan keselamatan ibu dan bayi. Keputusan merujuk pasien menjadi langkah penting ketika fasilitas yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan penanganan medis secara optimal.

Hozaimah menyampaikan bahwa keselamatan pasien menjadi pertimbangan utama dalam menganjurkan rujukan. Keterbatasan fasilitas di Puskesmas Masalembu membuat pasien perlu mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

“Keselamatan pasien menjadi prioritas kami. Jika kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut dan fasilitas yang tersedia terbatas, rujukan perlu dilakukan agar pasien mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya” tegas Hozaimah.

Exit mobile version