Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) yang menjadikan Pameran Bonsai Nasional sebagai bagian pembuka rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496.
“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan PPBI yang mengadakan pameran nasional di Pamekasan, apalagi ini menjadi pembuka Hari Jadi ke-496. Ini luar biasa,” ujar Bupati.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa Pamekasan memiliki potensi untuk menjadi salah satu daerah tujuan kegiatan bonsai berskala nasional.
Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin di Pamekasan dengan dukungan pemerintah daerah.
“Saya berharap PPBI setiap tahun mengadakan pameran bonsai tingkat nasional di Pamekasan. Ini ikut mendorong kemajuan Pamekasan,” harapnya.
Selain itu, Bupati berpesan agar seni bonsai tidak hanya menjadi hobi bagi kalangan tertentu.
Menurutnya, keterampilan tersebut perlu dikenalkan kepada generasi muda sehingga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PPBI Pusat, Nana Suryana, menyampaikan bahwa PPBI saat ini telah memiliki kepengurusan di 262 kabupaten/kota di Indonesia.
Untuk Pamnas Bonsai Pamekasan, peserta yang terdaftar disebut mencapai sekitar 550 hingga 580 peserta yang berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali.
Nana mengatakan, keberadaan PPBI tidak hanya berkaitan dengan seni bonsai dan silaturahmi antarpenghobi, tetapi juga dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menggerakkan perekonomian daerah.
