Pegawai Gizi Puskesmas Masalembu Bungkam, Transparansi Program Makanan Tambahan Dipertanyakan

Unit Gawat Darurat (UGD) Kantor Puskesmas Masalembu tampak dari samping. ( Foto : Jatiminfo.id).

Sumenep – Pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di wilayah kerja Puskesmas Masalembu, Kabupaten Sumenep, menjadi perhatian. Pasalnya, pegawai yang menangani bidang gizi di Puskesmas Masalembu belum memberikan penjelasan saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan program tersebut.

Padahal, PMT merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi kelompok sasaran, terutama ibu hamil yang berisiko mengalami kekurangan gizi serta balita yang membutuhkan dukungan nutrisi untuk pertumbuhannya.

Sikap bungkam petugas saat dikonfirmasi membuat sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan program tersebut belum terjawab. Publik berhak mendapatkan informasi yang jelas, terlebih program ini berkaitan langsung dengan kesehatan ibu dan anak.

Salah seorang warga, Amrullah, menilai program yang berkaitan dengan pemenuhan gizi ibu hamil dan anak perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak Puskesmas.

“Program pemberian makanan tambahan ini sangat penting karena menyangkut kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan bayi. Masyarakat tentu ingin mengetahui bagaimana pelaksanaannya, siapa saja yang menjadi sasaran, dan apakah bantuan tersebut sudah diberikan sesuai kebutuhan,” ujar Amrullah.

Menurutnya, keterbukaan informasi dari petugas kesehatan sangat diperlukan agar masyarakat memahami pelaksanaan program sekaligus dapat ikut mengawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan.

Exit mobile version