HIMABA Desak Sertijab Kapolres Bangkalan Segera Digelar, Dugaan Intervensi Politik Disorot

Ketua I HIMABA, Junaidi saat melakukan aksi di salah tempat di Bangkalan. (Foto : Jatiminfo.id).

Bangkalan – Himpunan Mahasiswa Bangkalan (HIMABA) mendesak segera melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab), AKBP Rossa Purbo Bekti, sebagai Kapolres Bangkalan.

Desakan tersebut muncul karena Sertijab belum terlaksana, meski Telegram Rahasia (TR) mutasi jabatan disebut telah terbit pada 10 Oktober 2026. Pelaksanaan Sertijab sebelumnya dikabarkan dijadwalkan pada Senin malam, 12 Oktober 2026.

Ketua I HIMABA, Junaidi, menilai belum adanya kepastian tersebut perlu mendapat penjelasan terbuka. Ia juga menyoroti dugaan intervensi elite politik yang dinilai berpotensi memengaruhi proses pergantian pimpinan di lingkungan Polres Bangkalan.

“Publik berhak mengetahui alasan belum terlaksananya Sertijab. Kami meminta penjelasan transparan agar tidak berkembang spekulasi mengenai adanya kepentingan atau intervensi pihak tertentu,” tegas Junaidi.

Menurutnya, pergantian pejabat kepolisian harus berjalan profesional dan sesuai mekanisme institusi, tanpa pengaruh kepentingan politik. Namun, dugaan intervensi tersebut perlu diklarifikasi oleh pihak terkait agar tidak menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

“Saya harap pergantian pejabat kepolisian jangan sampai ada intervensi dari siapapun, pergantian ini harus berjalan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya.

HIMABA menegaskan, desakan itu merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa, bukan untuk menghakimi pihak tertentu. Organisasi tersebut meminta pimpinan Polri segera menjelaskan alasan penundaan sekaligus memastikan jadwal Sertijab.

Exit mobile version