Bentuk Pengabdian, Mahasiswa UTM Ajak Siswa SMPN 1 Labang Olah Sampah Jadi Kompos

Mahasiswa Asistensi Mengajar memberikan sosialisasi tentang manfaat dan proses pembuatan kompos organik kepada siswa kelas VII dan VIII di ruang kelas SMPN 1 Labang. (Foto: Jatiminfo.id, 2025).

Bangkalan — Mahasiswa Asistensi Mengajar dari Program Studi Pendidikan IPA UTM sukses melaksanakan kegiatan pengabdian pembuatan pupuk kompos organik di SMP Negeri 1 Labang. Kegiatan yang melibatkan siswa kelas VII dan VIII itu berlangsung pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Pembuatan kompos dilaksanakan sebagai upaya edukasi pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah. Mahasiswa tidak hanya mengajak siswa terlibat dalam proses pembuatan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang manfaat kompos sebagai pupuk ramah lingkungan.

Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan kegiatan sosialisasi hasil pembuatan kompos di setiap kelas. Mereka menggunakan media poster untuk menjelaskan proses hingga manfaat kompos kepada perwakilan siswa dan guru. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta, termasuk para guru.

Nurhasiatun, S.Pd., salah satu guru pamong yang ikut mendampingi kegiatan, menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi sekolah.

“Pembuatan kompos organik ini ide yang luar biasa dan bisa diterapkan di lingkungan sekolah. Ini membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan sampah yang dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ujarnya.

Tidak berhenti pada pembuatan dan sosialisasi, tim mahasiswa juga mengajak siswa serta beberapa guru turun langsung ke lapangan untuk mengaplikasikan pupuk kompos pada tanaman di lingkungan sekolah.

Ketua Tim Asisten Mengajar, Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari kondisi sekolah yang menghasilkan banyak sampah dedaunan.

Exit mobile version