Trinusa Minta Atensi Kapolrestabes, Penanganan Dugaan Penipuan Masuk Sekolah Disorot

Mulyadi, Ketua LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPC Surabaya, usai menyorati Polrestabes Surabaya. (Foto : Istimewa).

Surabaya – LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) DPC Surabaya meminta perhatian serius pimpinan kepolisian terkait penanganan dugaan penipuan dengan modus menjanjikan masuk sekolah negeri. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Kapolrestabes Surabaya karena proses penanganan perkara di tingkat Polsek dinilai berjalan lambat.

Ketua Trinusa DPC Surabaya, Mulyadi, mengirimkan surat bernomor 031/SKRT/LSM TRINUSA/DPC SURABAYA/XII/2026 tertanggal 16 Februari 2026 yang ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan. Dalam surat tersebut, Trinusa meminta adanya pemantauan terhadap kinerja penyidik yang menangani laporan dugaan penipuan di wilayah hukum Polsek Bubutan.

Kasus yang disoroti berkaitan dengan dugaan penipuan bermodus penerimaan siswa baru di SMA Negeri 21 Surabaya. Terlapor diduga menjanjikan dapat memasukkan anak korban ke sekolah tersebut dengan imbalan sejumlah uang. Namun setelah dana diserahkan, janji tersebut tidak terealisasi dan uang korban tidak dikembalikan.

Menurut Mulyadi, pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat yang merasa tidak mendapatkan kepastian hukum setelah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bubutan. Karena itu, Trinusa menilai perlu adanya pengawasan dari tingkat Polrestabes agar penanganan perkara berjalan lebih jelas dan transparan.

“Kami tidak bermaksud mengintervensi proses hukum. Ini bagian dari kontrol sosial agar laporan masyarakat ditangani secara profesional dan ada kepastian bagi korban,” ujar Mulyadi.

Exit mobile version