“Setelah ini, kami juga akan melakukan perbaikan kamar mandi pasien karena mengalami kerusakan akibat longsor. Kami berupaya agar fasilitas tersebut bisa kembali digunakan dengan baik, sehingga pasien yang datang berobat merasa lebih nyaman,” jelasnya.
Selain pembenahan kamar mandi, Puskesmas Kokop juga menyiapkan blower baru yang saat ini tinggal menunggu pemasangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan fasilitas pendukung untuk menunjang kenyamanan di lingkungan pelayanan kesehatan.
Zaitun menerangkan, pihaknya juga akan melakukan pemisahan instalasi listrik antara pendingin ruangan atau AC dan blower. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tegangan listrik di wilayah setempat yang terkadang tidak stabil.
Menurutnya, pemisahan instalasi tersebut diperlukan agar penggunaan kedua perangkat dapat ditata dengan lebih baik, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kendala teknis akibat fluktuasi tegangan listrik.
“Blower yang baru sudah kami siapkan dan tinggal dipasang. Kami juga akan memisahkan instalasi AC dan blower karena voltase listrik di daerah sini terkadang tidak stabil. Karena itu, instalasinya perlu dipisahkan agar penggunaannya lebih tertata,” ungkap Zaitun.
Ia menegaskan, berbagai pembenahan tersebut merupakan bentuk perhatian pihak puskesmas terhadap kebutuhan pasien dan pentingnya lingkungan pelayanan yang nyaman.
Baginya, peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan medis dan penanganan pasien, tetapi juga mencakup kesiapan fasilitas penunjang yang digunakan selama masyarakat mendapatkan pelayanan.
