“Harapan ke depan kami punya target yang cukup tinggi, bisa melaju ke fase berikutnya. Mudah-mudahan kalau dari segi permainan, kami yakin PKDI Sampang akan melaju ke tahap berikutnya. Tahun ini target kami juara satu,” tegasnya.
Selain kemampuan individu pemain, kekompakan dan kerja sama tim dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Menurutnya, chemistry antar pemain harus terus dibangun agar permainan tim semakin solid dan kompak di lapangan.
“Chemistry antar pemain dan kerja sama tim sangat diperlukan untuk kekompakan,” katanya.
Di sisi lain, manager PKDI Sampang Sukaryadi Menjelaskan proses pembentukan tim PKDI Sampang untuk mengikuti turnamen tahun ini tidak mudah.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari komposisi kepala desa di wilayah Sampang yang saat ini cukup banyak dijabat oleh Penjabat (Pj).
Karena itu, proses penjaringan pemain dilakukan dengan berkoordinasi bersama para kepala desa di masing-masing kecamatan.
“Persiapan PKDI Cup ini kami lakukan sekitar dua minggu. Penjaringan begitu ketat. Kami koordinasi dengan kepala desa per kecamatan. Ada sebagian kepala desa, tapi kebanyakan Pj,” jelasnya.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan dalam proses penjaringan, PKDI Sampang mampu menunjukkan performa positif pada pertandingan melawan Pamekasan.
Kemenangan 3-1 tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi PKDI Sampang untuk mewujudkan target besar mereka, yakni melaju sejauh mungkin dan meraih gelar juara pertama PKDI Cup II 2026.
