Ia menambahkan, penggunaan aplikasi tersebut memberikan banyak manfaat, mulai dari pengurangan penggunaan kertas sehingga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan, hingga mempermudah proses distribusi soal dan rekapitulasi nilai secara otomatis.
“Guru dapat memantau jalannya ujian secara real time, sementara siswa merasa lebih nyaman karena sistemnya praktis dan modern. Ini menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di sekolah,” tambahnya.
Meski demikian, pihak sekolah juga mengakui masih terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan sistem digital tersebut, seperti kesiapan perangkat komputer dan kestabilan jaringan lokal. Namun sekolah terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar pelaksanaan asesmen digital semakin optimal.
Ke depan, SMPN 1 Konang berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas teknologi, menambah perangkat pendukung, serta memberikan pelatihan kepada guru dan siswa demi terciptanya sistem evaluasi pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas.
Dengan berbagai prestasi dan inovasi yang terus dikembangkan, UPTD SMPN 1 Konang Bangkalan menunjukkan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam mencetak siswa berprestasi, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan di era digital.
