PK PMII Universitas Merdeka Surabaya Gelar Tasyakuran Konfercab ke-44, Perkuat Konsolidasi Kader

Berlangsung kegiatan tasyakuran oleh seluruh pengurus dan jajaran PK PMII Universitas Merdeka Surabaya. (Foto : Jatiminfo.id).

Surabaya – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Merdeka Surabaya menggelar rutinan malam Jumat yang dikemas dengan tasyakuran atas suksesnya Konferensi Cabang (Konfercab) PC PMII Surabaya ke-44.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan khidmat, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat konsolidasi antarkader PMII.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus komisariat dan rayon, kader PB PMII, serta perwakilan Komisariat ITATS, UNESA, Bela Negara, dan Ubhara. Hadir pula Mandataris Ketua Cabang PC PMII Surabaya, Raisatul Muttaqin Alalloh atau Icis, bersama jajaran pengurus cabang dan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur, Akiedozawa atau yang akrab disapa Tum Edo, menyampaikan materi tentang cetak biru navigasi generasi muda. Ia mengajak kader PMII memahami perubahan karakter generasi muda serta tantangan era disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Kalau kita mengacu pada riset Alvara 2024 yang dipaparkannya, karakter anak muda Indonesia terbagi dalam tiga tipologi, yakni The Chillaxer sebesar 44,3 persen, The Digital Junkie sebesar 39,7 persen, dan The Social Butterfly sebesar 16 persen,” ujarnya.

Menurut Edo, kader PMII perlu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya bertumpu pada indeks prestasi kumulatif (IPK) maupun kemampuan akademik, tetapi juga ditentukan oleh pengalaman, jejaring, serta kualitas diri.

Exit mobile version