Menurutnya, sebagai bagian dari inisiatif warga dan para tokoh, semangat gotong royong, akhirnya perbaikan jalan secara swadaya terlaksana.
“Alhamdulillah, hari ini dimulai perbaikan pembetonan dan pengaspalan jalan swadaya yang berlokasi di 2 (dua) Desa, yaitu Desa Tlokoh dan Desa Durjan. Sebagai bagian dari inisiator, saya terharu melihat semangat gotong royong warga, bahkan telah dibuat jadwal kerja insya allah sampai selesai,” ujar Kh. Latif kepada media ini. Senin, (27/04/2026).
Meski dana minim dan jauh dari kata cukup, lanjut Abuya sapaan karibnya, namun semangat gotong royong ini akan terus dilakukan untuk mencari penambahan biaya dan bahan demi memperluas perbaikan jalan tersebut.
“Saya rasa dengan dana dan bahan yang ada, memang jauh dari kata cukup untuk memperbaiki seluruh jalan yang rusak, namun saya bersyukur banyak pihak yang telah membantu meringankan, terutama semangat kerjasama warga,” tukasnya.
Lebih lanjut, ia mengaku bahwa dana swadaya ini disepakati bukan mengutamakan panjang jalan, tetapi lebih penting kuat dan kokohnya. Sebab, jalan ini adalah urat nadi pertanian, pendidikan, perdagangan, dan akses kesehatan.
“Semoga perjuangan ini menjadi amal jariyah yang maqbul. Kami tetap berharap adanya tambahan dukungan agar manfaatnya bisa lebih panjang dan luas bagi kita semua. Amin,” harap Abuya.
“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Kepala Desa Tlokoh dan Kepala Durjan atas pendampingan dan kontribusi dalam kegiatan swadaya ini. Tak lupa kepada seluruh masyarakat yang turut serta dalam mensukseskan kegiatan positif ini,” pungkasnya.
