Pengukuhan Guru Besar Unitomo, Prof. Ully Dorong Batik Indonesia Menjadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

Penyerahan SK Guru Besar oleh Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H kepada Prof. Dr. Ully Tampubolon sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Organisasi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Dr. Soetomo Surabaya. (Foto : Istimewa).

Lonjakan Produksi hingga 373 Persen, hasil Riset Ully sepanjang periode 2014–2026 memperlihatkan hasil konkret implementasi teknologi pada ekosistem IKM batik di Jawa Timur. Salah satunya diterapkan pada produk Batik Tulis Aromatherapy Al-Warits di Bangkalan, Madura.

“Lewat pemanfaatan mesin pelorot malam inovatif, kapasitas produksi batik tulis berhasil melonjak hingga 373 persen dibandingkan metode konvensional. Selain itu, tingkat kecacatan produk berhasil ditekan drastis dari 15 persen menjadi hanya 1 persen,” katanya.

Ully juga mengenalkan Mesin Peratusan Aromatherapy yang mampu membuat aroma wangi pada kain bertahan hingga 3 tahun, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah zat pewarna sintetis menjadi air bersih.

Saat ini, produk batik inovatif tersebut telah menembus pasar ekspor ke Amerika Serikat, Eropa, Australia, Jepang, Singapura, hingga Thailand. Untuk menghadapi persaingan ketat dari China dan Malaysia, dikembangkan pula mesin pembuat motif batik otomatis guna memperkaya variasi desain.

Dorong Hilirisasi Riset Akselerasi batik tulis menuju ekosistem mode internasional dinilai membutuhkan kolaborasi erat dari konsep triple helix, yaitu perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah.

Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., menegaskan komitmen kampus dalam mendorong hilirisasi riset agar memberikan solusi riil bagi ekonomi kerakyatan.

Exit mobile version