“Wakaf memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu solusi dalam mendukung kesejahteraan umat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” kata Raditya.
Sementara itu, perwakilan Trimegah Sekuritas Surabaya memaparkan materi mengenai pemanfaatan reksa dana syariah sebagai salah satu instrumen pengelolaan wakaf uang. Peserta diperkenalkan pada berbagai pilihan investasi syariah, mulai dari reksa dana hingga saham syariah, serta cara mengalokasikan sebagian hasil investasi untuk kegiatan wakaf.
“Diskusi ini konsepnya santai yang dikemas layaknya kegiatan nongkrong, para peserta diajak memahami bahwa pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas,” tuturnya
Di akhir diskusi, Ketua panitia menyampaikan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan budaya baru di kalangan anak muda, yakni menjadikan ruang diskusi dan pertemuan sebagai sarana meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Dengan mengusung semangat “finansial oke, akhirat kece”, program “Nongki Wakaf Gen-Z” diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang melek investasi, memahami ekonomi syariah, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial melalui wakaf produktif,” pungkasnya.
