Bangkalan – Kisah Saena, seorang ibu lansia asal Dusun Longkak, Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, yang harus berjuang menghidupi delapan anak setelah ditinggal suaminya meninggal dunia setahun lalu, menyita perhatian publik.
Setelah kisahnya viral, pemerintah mulai turun tangan untuk memastikan kondisi keluarga tersebut sekaligus mengupayakan bantuan yang dibutuhkan.
Camat Kokop bersama jajaran dan pihak Dinas Sosial mendatangi kediaman Saena pada Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memverifikasi informasi yang beredar, melihat langsung kondisi keluarga, serta menyalurkan bantuan awal guna meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
Camat Kokop, Yahya Rochman, mengatakan pihaknya memberikan bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, gula, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
“Kami dari pemerintah kecamatan telah mengunjungi Ibu Saena untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan bantuan berupa beras, mi instan, minyak, gula, dan berbagai kebutuhan lainnya,” ujar Yahya.
Tak hanya bantuan kebutuhan pokok, pemerintah kecamatan juga berupaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak Saena. Yahya meminta keluarga agar mempertimbangkan program Sekolah Rakyat yang dapat memberikan kesempatan pendidikan tanpa membebani biaya keluarga.
