Ketua STKIP PGRI Bangkalan Buka Dialog, Mahasiswa Soroti Kebijakan dan Sarana Kampus

Ketua STKIP PGRI Bangkalan Fajar Hidayatullah, M.Pd, bersama pengurus BEM KM dan perwakilan HMP usai dialog terbuka, Selasa (30/12/2025). (Foto: Jatiminfi.id, 2025).

“Sebagai institusi pendidikan, kampus seharusnya memiliki fasilitas olahraga sendiri untuk mendukung aktivitas mahasiswa,” ujarnya.

Keluhan terkait fasilitas juga disampaikan oleh Gubernur Persatuan Mahasiswa Matematika (PERMATA), Dody, yang menyoroti keterbatasan laboratorium komputer.

“Kegiatan pemrograman sering terkendala karena jumlah komputer tidak memadai, sehingga persiapan kegiatan memakan waktu lama,” ungkapnya.

Adapun Gubernur Himpunan Mahasiswa Ekonomi (HIMEK), Noval, menekankan pentingnya ketersediaan proyektor di ruang kelas.

“Proyektor merupakan sarana vital dalam proses pembelajaran. Kekurangannya berdampak langsung pada kualitas perkuliahan,” tegas Noval.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua STKIP PGRI Bangkalan Fajar Hidayatullah menyatakan bahwa seluruh aspirasi mahasiswa akan dijadikan bahan evaluasi kebijakan kampus.

“Kami mengapresiasi masukan dan kritik dari ormawa. Semua akan kami tindak lanjuti secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran,” ujar Fajar.

Meski demikian, mahasiswa berharap komitmen pimpinan kampus tidak berhenti pada pernyataan. Mereka menuntut langkah konkret, tenggat waktu yang jelas, serta keterlibatan mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan.

Dialog terbuka ini menjadi ujian awal kepemimpinan baru STKIP PGRI Bangkalan dalam mewujudkan tata kelola kampus yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Exit mobile version