Keselamatan Pelayaran Dipertaruhkan, Warga Masalembu Desak Pemerintah Hadirkan Pos Basarnas

Ilustrasi ketika terjadi kecelakaan laut. ( Foto : Jatiminfo.id).

Sumenep – Tingginya risiko kecelakaan di perairan Laut Jawa kembali menjadi perhatian masyarakat Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Kondisi geografis yang berada di wilayah kepulauan dan jauhnya akses terhadap layanan Search and Rescue (SAR) mendorong warga meminta pemerintah menghadirkan pos SAR/Basarnas di wilayah tersebut.

Bagi warga, keberadaan fasilitas SAR bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dari sistem keselamatan bagi nelayan maupun pengguna jalur pelayaran. Ketika kecelakaan terjadi di laut, kecepatan pertolongan menjadi faktor yang sangat menentukan keselamatan korban.

Warga menilai jarak menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Dalam situasi darurat, waktu tempuh menuju lokasi kejadian dapat menjadi kendala tersendiri, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat.

Usman, warga Desa Sukajeruk, berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat tidak mengabaikan kebutuhan tersebut. Menurutnya, fasilitas SAR yang berada lebih dekat dengan wilayah Masalembu akan mempercepat proses penanganan ketika terjadi kecelakaan di laut.

“Harapan kami ada pos atau kantor SAR di Masalembu. Kalau terjadi kecelakaan laut, pertolongan bisa lebih cepat dan masyarakat tidak terlalu khawatir, khususnya jika terjadi kecelakaan laut terhadap nelayan lokal,” ujar Usman.

Ia menilai, persoalan keselamatan masyarakat di wilayah kepulauan semestinya menjadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai keterbatasan fasilitas dan jauhnya akses pertolongan justru menjadi hambatan ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.

Exit mobile version