Menurut Taufan, yang terpenting saat ini bukan persoalan siapa yang mengelola, melainkan bagaimana akses dermaga tersebut segera diperbaiki dan dapat digunakan masyarakat dengan aman.
“Kalau memang provinsi belum bisa memperbaiki, lebih baik pengelolaannya dikembalikan kepada pusat. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban karena persoalan kewenangan,” pungkasnya.
Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait rencana perbaikan. Warga juga meminta kondisi jalan dermaga tidak dibiarkan berlarut-larut, mengingat dermaga merupakan salah satu fasilitas penting bagi kehidupan masyarakat kepulauan.
