Menurut drg. Purwanti, supervisi rutin bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan juga pendampingan dan pembinaan bagi tenaga kesehatan agar pelayanan tetap sesuai standar dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Apalagi di awal bulan puasa, kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan supervisi yang dilaksanakan secara berkala dapat menjadi budaya kerja yang konsisten di lingkungan puskesmas.
“Dengan evaluasi dan pembinaan yang berkelanjutan, kami dapat terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan. Harapan kami, Puskesmas Jaddih mampu menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan terpercaya bagi masyarakat, khususnya selama Ramadan,” pungkasnya.
