Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal, bayi ditemukan dalam kondisi mengalami luka. “Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi ditemukan dengan luka pada lengan kanan serta luka robek di bagian leher,” ujarnya lagi.
Saat ini, kondisi bayi masih dalam penanganan tim medis di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep.
Ridho menambahkan, berulangnya kasus pembuangan bayi di Sumenep menunjukkan adanya celah dalam sistem pendampingan sosial. Masih ada masyarakat yang tidak mengetahui akses pengaduan atau merasa takut mencari pertolongan karena stigma sosial.
“Jika institusi sosial tidak mampu menjadi tempat bernaung bagi mereka yang paling rentan, maka yang tersisa hanyalah respons setelah kejadian, bukan pencegahan sebelum kehilangan,” tegasnya.
Kasus tersebut kini masih dalam proses penanganan aparat kepolisian, sementara berbagai pihak mendorong evaluasi sistem perlindungan sosial di Kabupaten Sumenep agar kejadian serupa tidak terulang.
