“Pesan saya, harus tetap rendah hati, lebih semangat lagi dalam berlatih, dan konsisten mengembangkan bakat pencak silat,” pesannya.
Kebahagiaan juga dirasakan ibunda Fairil, Yunita Hariyani. Ia mengaku sangat bahagia melihat putranya mampu meraih prestasi melalui proses latihan yang membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan. Menurutnya, hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri setelah melihat perjuangan Fairil dalam mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
“Sebagai orang tua, tentu saya sangat bahagia dan bangga melihat Fairil bisa meraih juara II. Apalagi, saya melihat sendiri perjuangannya dalam berlatih hampir setiap malam menjelang lomba,” tutur Yunita.
Yunita menjelaskan, Fairil menjalani latihan hampir setiap malam menjelang perlombaan, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Rutinitas tersebut membutuhkan komitmen dan kedisiplinan, serta dukungan keluarga agar Fairil tetap bersemangat menjalani proses latihan. Baginya, prestasi yang diraih putranya merupakan hasil dari proses panjang yang tidak terlepas dari kerja keras dan kesungguhan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Coach Arip dan Coach Azis yang telah membimbing Fairil selama berlatih di Perguruan Bambu Kuning.
“Terima kasih kepada Coach Arip dan Coach Azis yang sudah membimbing Fairil selama ini. Semoga Fairil bisa terus berkembang, semakin rajin berlatih, dan meraih prestasi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
