Menurutnya, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui intervensi kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kader posyandu, PKK hingga masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengapresiasi kinerja Kepala Puskesmas Kokop beserta seluruh jajaran. Ia menilai telah terjadi sejumlah perubahan dan pembenahan, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya melihat banyak perubahan dan pembenahan di Puskesmas Kokop. Dari sisi pelayanan kepada masyarakat, kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ungkapnya.
Terkait penanganan stunting, Bupati Bangkalan berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat terus diperkuat dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Untuk penurunan angka stunting, saya sangat mengapresiasi upaya Puskesmas Kokop. Harapannya, ke depan angka stunting bisa mencapai nol atau zero stunting,” pungkasnya.
