Bukti Nyata Pembangunan Sektor Kesehatan, IPAL Puskesmas Poncokusumo Malang Ramah Lingkungan

Direktur RSUD Lawang, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang saat mengunjungi IPAL Puskesmas Poncokusumo. (Foto : Jatiminfo.id,2025).

Ia menjelaskan, konsep tersebut menuntut keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Menurutnya, kemajuan tidak boleh dicapai dengan cara merusak bumi dan sumber daya alam.

“Pengadaan dan pemasangan IPAL di Puskesmas Poncokusumo ini adalah salah satu contoh konkret bagaimana pembangunan bisa berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan,” ungkap drg. Ivan.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan IPAL tersebut dapat menjadi penunjang penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, sekaligus menunjukkan komitmen kuat fasilitas kesehatan dalam menjaga lingkungan.

“Dengan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak, fasilitas pengolah limbah modern ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi Puskesmas Poncokusumo, tetapi juga menjadi model pengelolaan limbah bagi puskesmas lain di Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Pandangan drg. Ivan Drie tersebut sejalan dengan Romi Harris Saputra, praktisi lingkungan hidup yang turut memotori terpasangnya IPAL tersebut, dengan dukungan Akhmad Syahruddin dan Yuyun Kristiawan sebagai aplikator.

Romi menjelaskan bahwa IPAL yang dipasang menggunakan teknologi Membran Bio Reaktor (MBR), produk fabrikasi PT Cahaya Mas Cemerlang. Menurutnya, pengadaan fasilitas ini bukan sekadar pemenuhan administrasi atau persyaratan akreditasi.

“Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan ekologis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegas Romi.

Exit mobile version