Bejat! Remaja Surabaya Tak Berdaya Diperkosa Bergantian di Rumah Sepi Usai Diancam Pelaku

Ilustrasi gambar pelecehan (Foto : Radar Sukabumi).

Orang tua korban, Aprilliana, berharap aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus yang menimpa putrinya. Ia meminta kedua terduga pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak ada lagi anak lain yang menjadi korban.

Sebagai seorang ibu, ia mengaku sangat terpukul melihat anaknya harus menanggung trauma di usia yang masih sangat belia.

“Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya. Saya berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan menghukum mereka seberat-beratnya. Jangan sampai ada korban berikutnya yang mengalami nasib seperti anak saya,” ujar Aprilliana.

Aprilliana menegaskan bahwa keluarganya akan terus mengawal proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum dan keadilan bagi putrinya.

Di waktu terpisah, awak media berupaya mengonfirmasi perkembangan penanganan perkara tersebut kepada Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto. Namun, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi belum memperoleh tanggapan. Pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp belum direspons, sementara panggilan telepon juga tidak diangkat.

Belum adanya respons dari pihak humas memunculkan tanda tanya terkait perkembangan penanganan kasus yang menyita perhatian publik tersebut. Di tengah tingginya harapan masyarakat agar aparat bertindak cepat dalam perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak, keterbukaan informasi dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik, sepanjang tidak mengganggu proses penyidikan maupun mengungkap identitas korban.

Exit mobile version